Telp. (0371) 24333
The Second Home For Our Children
Get Adobe Flash player

SIT EMPATI TERHADAP KORBAN BANJIR DI LOTIM, PARA SISWA SDIT SC GALANG DANA

SIT

 

Pagi itu langit terlihat muram, sisa hujan semalam masih menyisakan bias, rerumputan liar mulai tumbuh takberaturan. Hamparan tanah yang dulunya menguning dan kering, kini lembab, di tempat-tempat lain bahkan sudah menggenang, becek, dan tercium jelas aroma musim telah berganti.

Di ujung sebuah bangunan, tampak segerombolan anak dengan usia kurang dari sepuluh tahun; bersahut dan saling menyapa dengan keperihatinan, “ayok menyumbang untuk saudara-saudara kita yang terkena musibah banjir di Lombok,” sahut mereka bersamaan, seraya menenteng kardus kosong yang bertuliskan “Donasi Korban Banjir Lombok Timur. SDIT Samawa Cendekia”.

Melihat mereka dengan semangat dan respect yang begitu luar biasa, beberapa Ustaz dan ustazah tertegun dan kagum “sebegitu gigih dan perdulinya mereka, padahal masih anak-anak,” ucap Hendra, salah seorang ustaz di sekolah tersebut, Rabu (22/11).

Di tempat yang sama, Ustaz Awang, selaku Wali kelas dari sekian siswa yang turun jalan mengumpulkan donasi dari siswa-siswa lainnya menyampaikan rasa haru dan bangga terhadap kepedulian dan semangat siswa-siswa SDIT SC, “kami hanya mengarahkan saja, selebihnya mereka total mengambil bagian dalam pengumpulan donasi ini. Alhmdulillah, satu hal yang kami syukuri, bahwa sejak dini mereka sudah memiliki kepedulian dan kepekaan sosial yang tinggi,” Tutur Ustaz Awang, seraya menghitung jumlah donasi yang terkumpul, Rabu (22/11).

Ustaz Awang juga menambahkan, bahwa jumlah donasi yang terkumpul selama melakukan penggalangan dana, berjumlah
Rp 3.601.000, dan beberapa pakaian layak pakai, “Alhmdulillah, selama beberapa hari mereka meggalang dana, sudah terkumpul sejumlah Rp. 3.601.000, dan beberapa pakaian layak pakai juga. Insyaallah, besok mereka akan menggalang dana lagi. Sebab ada beberapa kelas yang bersedia mengumpulkan besok,” tambah Ustaz Awang, Rabu (22/11).

Di tempat terpisah, Kepala Sekolah SDIT SC menyampaikan rasa bangga dan terimakasihnya atas kerja keras, semangat dan kepedulian anak-anak terhadap musibah yang menimpa Masyarakat Lombok Timur, “”kami juga salut dengan kemauan dan semangatnya anak-anak. Dan Alhamdulillah, mereka sudah terbiasa dengan itu. Karena selain membekali mereka dengan ilmu umum, kami juga selalu menanamkan kepada mereka rasa empati, kepedulian, dan rasa peduli antar sesama,” ungkap kepala Sekolah SDIT SC, Ustaz. Sambirang Ahmadi, S Ag., M.Si saat penyerahan bantuan secara simbolis kepada Kepala Sekolah SDIT SC untuk disalurkan langsunh ke tempat musibah, Rabu (22/11).

Berdasarkan informasi yang kami peroleh, bahwa banjir yang menimpa masyarakat Lombok Timur terjadi pada Sabtu (18/11/2017) dan menerjang dua Kecamatan, yakni Kecamatan Keruak dan Kecamatan Jerowaru.

Akibat kejadian tersebut, ratusan rumah diterjang banjir dan dua orang warga meninggal dunia.

Dua korban meninggal atas nama Wasila Cantika (9) warga Dusun Lokon, Desa Sepit, Kecamatan Keruak dan Rozi Gazali (16) warga Dusun Mungkik, Desa Pandan Wangi, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur.

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi NTB menyebut, sebanyak 578 KK dan 2.280 jiwa terdampak banjir. Jumlah warga yang mengungsi 141 jiwa. Empat orang luka-luka dan dua warga meninggal dunia.

Selain itu, 20 jembatan penghubung antardesa rusak, satu gardu listrik di Desa Sempit dan lima buah tiang listrik tumbang. Akses air bersih terputus, 10 rumah warga rusak berat,  sementara 598 rumah rusak ringan. (hend)

 

Share Button

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ANDA PENGUNJUNG KE
Flag Counter