Telp. (0371) 24333
The Second Home For Our Children
Get Adobe Flash player

Study Can Be Everywhere

Oleh:

Ayunita Lestari, M.Pd

Study is not  only in the class (indor) but also can be everywhere. Itulah yang dilakukan oleh siswa kelas 1 Imam Muslim minggu ini, tepat di hari kamis 15  September 2016 melakukan outing class. Alhamdulillah sekolah kami memiliki fasilitas yang memungkin siswa untuk melalukan outing class. Lokasi yang kita tuju adalah Pantai Kencana.n. Pukul  08.30 am, beberapa siswa sudah berkumpul di kelas, dengan nada khawatir Jeevan bertanya, “Ustadzah, kita jadi ke pantai?”. “Iya, Insyaa Allah jadi” begitu jawaban saya. Keceriaan terpancar dari raut wajahnya begitu pula dengan yang lainnya. Saya melanjutkan menulis untuk games edukati. Pukul 08.40 am, kami bersiap-siap, petuah-petuah dari ustad Tono selaku wali kelas didengarkan secara seksama oleh anak-anak. Kebiasaan di kelas 1 Imam Muslim, selalu ada nasehat sebelum belajar dan sebelum pulang, meski pesan yang sama, tapi ustad Tono tak pernah letih, dan anak-anak pun menjadi terbiasa,

Perjalanan dimulai Pukul 08.55 am, kami melaju melalui jalan samota. Sepanjang perjalanan menuju pantai, anak-anak sibuk menceritakan pengalaman mereka berkunjung ke pantai, ada juga yang menunjukkan posisi rumahnya karena kebetulan kita searah dengan jalur rumahnya. Semua merasa bahagia dan menikmati perjalanan.

Rombongan kamipun tiba di Pantai Kencana. “Alangkah senangnya hatiku…” mungkin itulah yang ada dibenak mereka. Kenapa tidak?, this is the first time we are outing class to the beach. Cuaca hari ini lumayan panas, tapi tidak menyurutkan langkah anak-anak hebat ini untuk belajar. Kami menyusuri pasir mencari pohon tempat berteduh.

Hari ini suasana pantai Kencana sepi, karena bukan hari libur. Terlihat ada beberapa tourist yang berenang dan  berjemur. Ketika kami duduk, beristirahat setelah berjalan beberapa meter, tourist berjalan di depan kelompok kami seraya berkata “Selamat pagi” dengan logat English-nya. Anak-anak yang lainnya tertawa mendengar tourist itu, saya pun ikut tertawa. “Good morning” sapa Raia si ketua kelas. Tourist itupun berbalik dan menjawab “good morning”. Teman-temannya kegirangan dan tepuk tangan.  Setelah beristirahat sejenak, kami membuat kelompok untuk games. Saya memilih games pesan berantai. Setelah selesai membentuk kelompok, kami bernyanyi bersama dengan gerakan lagu “up and down”. Anak-anak so happy,.Saat adu kekompakan, kita dapat pemenangnya yaitu kelompok 4 yang dipimpin oleh Fisa.

Kegiatan berlanjut dengan games “pesan berantai”. Kelompok 1 diketuai oleh Silvi, kelompok 2 ketuanya Athalia, kelompok 3 ketuanya Gadiza, kelompok 4 ketuanya Fisa dan kelompok 5 ketuanya Raia. Setelah saya membagikan kertas pesan, dengan aba-aba  1, 2, 3… anak-anak mulai membisikkan kata kepada teman di belakangnya. Seruu,, ada yang pesannya hanya sampai ke nomor 2, ada yang berhenti di orang ke tiga. Dan lagi-lagi kelompok Fisa pesannya sampai ke orang terakhir. And than, kelompok 4 the winner. Pesan berantai di ulang beberapa kali dengan pesan yang berbeda.

Permainanpun usai, saya menjelaskan tentang pesan-pesan yang mereka bacakan pada permainan berantai. Tema pembelajaran hari ini adalah “lingkungan”. Di pelajaran Sains anak-anak diharapkan mampu membedakan lingkungan sehat dan tidak sehat. Pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) terdapat materi Rukun Iman yang bisa dikaitkan dengan pembelajaran sains. Belajar langsung dari alam, dengan berada di pantai atau laut, kita bisa merasakan udara yang sejuk dan segar. Hal ini menandakan bahwa lingkungan tersebut bersih (ditinjau dari sains). Menurut Agama Islam, Kebersihan sebagian dari iman, dan laut adalah ciptaan Allah, sudah sepatutnya kita syukuri atas indahnya pemandangan di pantai Kencana. Laut dengan air yang bersih, terlihat karang-karang cantik dipinggir pantai. Materi pelajaran sains dan PAI dalam satu kemasan serta disajikan melalui pembelajaran kontekstual, siswa terlibat langsung membuat anak-anak antusias dalam belajar. Yeah, because Study Can Be Everywhere.

Penerimaan materi dan tanya jawab selesai. Tiba saatnya untuk menikmati makanan buatan bunda tercinta, lunch alias makan siang. Kita makan jam 11.00 am ya. Indahnya kebersamaan ketika makan bersama, ditemani udara pantai yang sejuk. “Fabiayyi aalaa irobbikumaa tukadzdzibaan”, maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan? (QS.55:55). Ayat itulah yang mewakili kita hari ini.

Setelah menikmati makan siang, saatnya pemberian reward kepada yang menjawab dengan benar atas pertanyaan seputar materi yang diberikan. Alhamdulillah semua dapat hadiah. Semua happy. Kelas 1 Imam Muslim, Be Creative, Be Success…!!! Pukul 11.30 am kami bersiap-siap kembali ke sekolah. Sebelum pulang, tidak lupa kami membersihkan sampah agar lingkungan pantai kencana tetap bersih. Pukul 11.53 am kita sudah dimobil dan bersiap meluncur ke SDIT Samawa Cendekia, my orange school. Good bye Kencana Beach. Di perjalanan pulang anak-anak di mobil kembali membuat saya terdiam, terdiam karena menyimak hafalan surat An-Naba mereka. Setelah selesai murojaah An-Naba. Mereka membaca doa Iftitah, terus berulang sampai kita memasuki wilayah Villa Matahari. Bangga memiliki kalian anak soleh dan solehah. Tetap semangat, bersama kita maju, hanyalah Allah satu yang kita tuju.

Share Button

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ANDA PENGUNJUNG KE
Flag Counter