Telp. (0371) 24333
The Second Home For Our Children
Get Adobe Flash player

Dibantu Donatur Kuwait, SDIT SC Segera Miliki Masjid

                                                 Peletakan Batu pertama pembangunan Masjid di SDIT SC

Peletakan Batu pertama pembangunan Masjid di SDIT SC

 

SUMBAWA BESAR, SR (19/08/2016)

Mimpi pengelola Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Samawa Cendekia untuk membangun masjid di komplek sekolah, akhirnya terwujud. Tidak tanggung-tanggung bantuan masjid itu datang dari Kuwait—salah satu negara Islam di timur tengah melalui Yayasan Pondok Pesantren Dhiaul Fikri Lombok NTB bekerjasama dengan Yayasan Islam Bina Ummat Jakarta. Bahkan bukan hanya masjid, sekolah yang bernaung di bawah Yayasan Dea Mas ini justru mendapat rejeki berlipat berupa pembangunan 4 Ruang Kelas Baru, Sumur dan MKC. Pembangunan fisik bantuan luar negeri itu mulai dilakukan, yang ditandai dengan peletakan batu pertama, Jumat (19/8) pagi tadi. Hadir dalam kegiatan yang diawali tarian Basmalah dan Murratil Quran oleh siswa-siswi SDIT, di antaranya Kepala SDIT, Pimpinan Ponpes Dhiaul Fikri, Camat Badas, Komite dan orang tua murid beserta guru setempat.

Kepala SDIT Samawa Cendekia, Sambirang Ahmadi S.Ag.,M.Si., mengaku sudah lama mencari donatur bagi pembangunan masjid di komplek sekolahnya termasuk ke negera timur tengah. Beberapa kali direspon dan disurvey, tapi bantuan itu belum kunjung datang. Upaya ini dilakukan untuk merealisasikan rencana pembangunan masjid pada Januari 2017 mendatang. Tak disangka, Ia dipertemukan dengan TGH Gunawan Ruslan LC, pimpinan Ponpes Dhiaul Fikri Sakra Lombok Timur yang langsung menawarkan bantuan. Bantuan itu bersifat stimulan, hanya perangsang untuk memecut semangat SDIT untuk bekerja keras menyelesaikan pembangunan masjid meski secara swakelola. Tawaran itu disambut dengan sukacita. “Januari mendatang kita sudah rencanakan membangun masjid, tapi Allah berencana lain merealisasikan rencana itu lebih cepat,” kata Sambirang—akrab ustadz low profil ini.

SDIT Peletakan Batu 2        Swakelola, Penggalian lubang Pondasi Masjid dan RKB                                                                        Swakelola, Penggalian lubang Pondasi Masjid dan RKB

 

Untuk menyelesaikan pembangunan masjid yang dinamakan “Markaz Aly Bin Aby Thalib” tersebut pihaknya sudah membentuk kepanitiaan yang diketuai salah seorang wali murid yang kebetulan juga ahli konstruksi. Selain itu ada beberapa wali murid yang tergerak hatinya lalu menyumbang puluhan zak semen. Dengan kerjasama dan rizki dari Allah SWT, Sambirang menargetkan masjid tersebut selesai Desember 2016.

Tidak hanya masjid, RKB dan MCK, pada momen yang sama, SDIT Samawa Cendekia mendapatkan bantuan hibah Radio Komunitas dari H Muhammad HY—mantan penyiar radio senior di Radio Pemerintah Daerah (RPD). Untuk kelangsungan siaran radio ini, SDIT Samawa Cendekia mengangkat pemberi hibah menjadi pembina radio tersebut. Radio SDIT ini memiliki beberapa program unggulan yaitu hafalan ayat-ayat Al-Qur’an anak-anak live melalui radio. Dari program ini guru setempat bisa mengecek hafalan anak didiknya lewat radio. Program lainnya adalah konsultasi kesehatan dan tumbuhkembang anak. Untuk program ini, SDIT bekerjasama dengan dokter spesialis dan pakar anak lainnya. Orang tua maupun masyarakat umum lainnya dapat berkonsultasi langsung dengan para ahlinya.

Sementara Pimpinan Ponpes Dhiaul Fikri, Tuan Guru H. Gunawan Ruslan LC berpesan kepada jajaran SDIT untuk dimakmurkan masjid yang telah dibangun karena bagian tanda-tanda orang beriman. “Jangan membangun Masjid seperti membangun keranda mayit. Ketika dibangun rame-rame, sudah jadi isinya hanya satu. Juga jangan bangun masjid menjadi tanda-tanda kiamat. Bangunannya megah dan besar tapi tidak ada isinya,” katanya mengingatkan.

Bantuan pembangunan masjid ini diakuinya bersifat stimulant. Artinya kelanjutan pembangunan ini membutuhkan partisipasi orang tua murid, masyarakat dan donatur lainnya. Karena itu dibutuhkan kebersamaan, kekompakan dan kerja keras untuk mewujudkan sesuatu yang akan menjadi bekal akhirat kelak. “Semoga Allah memberkahi sekolah ini. Insya Allah ketika masjid ini sudah jadi, kami akan berusaha mendatangkan langsung Syeikh dari Kuwait dan Jakarta untuk menghadiri peresmian. Kemungkinan dengan kehadiran donatur itu mengiringi datangnya bantuan-bantuan lainnya,” ujarnya.

Tarian Basmalah oleh anak-anak SDIT SC, menyambut tamu kehormatan peletakan batu pertama Masjid SDIT SC                    Tarian Basmalah oleh anak-anak SDIT SC, menyambut tamu kehormatan peletakan batu pertama Masjid SDIT SC

Sebelumnya Sekcam Labuhan Badas, Sudirman S.Sos mengapresiasi keberadaan SDIT Samawa Cendekia di wilayahnya. Sekolah tersebut secara tidak langsung telah mengharumkan nama kecamatan terutama pada ajang Seleksi Tilawatil Quran (STQ). Dari sebelumnya tidak memiliki prestasi, kini Kecamatan Badas menempati peringkat keempat STQ kabupaten. “Semoga SDIT ke depan semakin jaya dan hebat yang outputnya tidak kalah dari sekolah-sekolah lain serta populer dalam prestasi,” pungkasnya. (JEN/SR)

 

Sumber:www.samawarea.com

Share Button

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ANDA PENGUNJUNG KE
Flag Counter